Tap To Call 08001701313

Select a Country

Find a Dealer in your Area

Find a Dealer

When you need a smart, dependable dealer, count on our team of independent professionals for your heating, cooling and water heating needs.

Blog

Blog

Blog

Blog

Memahami Perbedaan Energi Baru dan Terbarukan Beserta Contoh dan Manfaatnya Bagi Lingkungan

| Selasa Januari 9, 2024
perbedaan energi baru dan terbarukan

Apakah Anda pernah mendengar istilah energi baru dan terbarukan? Kedua istilah ini sekilas terlihat mirip, tetapi ternyata memiliki perbedaan dari segi makna dan jenisnya. Tidak hanya itu, kedua jenis energi tersebut sering digabungkan menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT). Lantas, apa yang menjadi perbedaan energi baru dan terbarukan serta apa saja sumber energi dari dua jenis energi tersebut?

Kali ini, Rheem akan membahas tentang perbedaan energi baru dan terbarukan serta contoh dan manfaat dari penggunaan energi ini terhadap lingkungan. Simak artikelnya sampai selesai!

Pengertian Energi Baru dan Energi Terbarukan

Pengertian Energi Baru dan Energi Terbarukan

Untuk memahami perbedaan energi baru dan terbarukan, Anda bisa mulai dengan memahami definisi dari kedua jenis energi ini.

Baca Juga: 11 Tips Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dan Manfaatnya

Definisi Energi Baru

Energi baru adalah istilah yang merujuk pada sumber daya energi yang belum banyak dimanfaatkan atau belum umum digunakan dalam skala besar. Energi baru mencakup inovasi dan teknologi terbaru yang masih dalam tahap pengembangan. Energi baru biasanya terdiri dari berbagai bentuk energi yang belum menjadi pilihan utama dalam pemenuhan kebutuhan energi sehari-hari.

Dalam konteks ini, definisi energi baru melibatkan pemahaman tentang potensi sumber energi yang belum sepenuhnya dieksploitasi dan belum diterima secara luas dalam masyarakat. Proses pengembangan dan penelitian energi baru terus dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi demi menciptakan alternatif yang lebih berkelanjutan.

Definisi Energi Terbarukan

Energi terbarukan, di sisi lain, mengacu pada sumber daya energi yang dapat diperbarui secara alami dan tidak terbatas dalam pasokannya. Energi terbarukan berkaitan erat dengan keberlanjutan dan perlindungan lingkungan karena sumber energi dapat digunakan tanpa mengurangi jumlahnya secara signifikan. Dalam banyak kasus, energi terbarukan diperoleh dari proses alami yang dapat digunakan untuk penggunaan jangka panjang.

Ada pun contoh energi terbarukan mencakup berbagai sumber daya, seperti energi matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa. Keberlanjutan dari sumber daya energi terbarukan terletak pada kemampuan alam untuk memperbarui atau mendaur ulang sumber daya tersebut secara alami. Energi terbarukan menjadi bagian dari upaya untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi yang tidak dapat diperbarui dan memberikan kontribusi pada mitigasi perubahan iklim.

Perbedaan Energi Baru dan Terbarukan Bagi Lingkungan

Perbedaan Energi Baru dan Terbarukan Bagi Lingkungan

Dari pengertian di atas, barulah Anda bisa memahami perbedaan antara kedua jenis energi ini. Energi baru melibatkan segala sumber energi yang masih baru dalam penggunaannya dan belum mencapai tingkat pemanfaatan yang luas. Sebaliknya, energi terbarukan lebih spesifik dan menunjuk pada sumber energi yang dapat diperbarui secara alami dan memiliki dampak lingkungan yang minimal.

Selain itu, perbedaan energi baru dan terbarukan terletak pada jenis sumber energinya. Energi baru melibatkan berbagai sumber daya, termasuk energi yang belum teruji. Sedangkan energi terbarukan mengacu pada jenis-jenis energi tertentu seperti surya, angin, panas bumi, dan biomassa.

Baca Juga: Bagaimana Cara Kerja Pemanas Air Tenaga Surya (Solar Water Heater)

Jenis-Jenis Energi Baru

Untuk memahami lebih lanjut, Anda bisa mengetahui contoh energi baru dan terbarukan. Energi baru terdiri dari beberapa contoh, antara lain energi gelombang laut dan energi geotermal. Energi gelombang laut melibatkan perubahan energi dari pergerakan ombak dan pasang surut menjadi listrik. Ada pula energi geotermal yang menggunakan panas bumi untuk menghasilkan listrik. Sedangkan beberapa contoh energi terbarukan antara lain:

1. Energi Surya

Energi surya adalah energi yang dihasilkan dari sinar matahari melalui panel surya. Panel surya mengonversi sinar matahari menjadi listrik sehingga memberikan sumber daya yang bersih dan terbarukan. Keunggulan utamanya adalah ramah lingkungan dan dapat diperbarui secara terus-menerus. Pemanfaatan energi surya telah merambah berbagai sektor, mulai dari pembangkit listrik hingga pemanas air sehingga menjadi solusi dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

2. Energi Angin

Pemanfaatan energi angin melibatkan turbin angin yang mengubah energi kinetik angin menjadi listrik. Energi angin telah menjadi salah satu solusi terdepan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. Pemanfaatan energi angin telah berkembang pesat di berbagai belahan dunia, menandakan peran pentingnya dalam transisi ke energi bersih dan berkelanjutan.

3. Energi Panas Bumi

Energi panas bumi merupakan bentuk energi terbarukan yang dimanfaatkan dari panas bumi yang ada di bawah permukaan bumi. Teknologi geotermal digunakan untuk mengonversi panas tersebut menjadi listrik atau untuk memanaskan air. Kelebihan utamanya adalah ketersediaan yang berkelanjutan, bebas emisi gas rumah kaca, dan dapat diakses di berbagai wilayah geografis. Pemanfaatan energi panas bumi tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan.

4. Energi Biomassa

Energi biomassa diperoleh dari bahan organik seperti limbah pertanian, sampah organik, atau kayu. Prosesnya melibatkan pembakaran atau fermentasi bahan-bahan tersebut untuk menghasilkan energi. Kelebihan utama energi biomassa adalah dapat dihasilkan dari sumber daya yang dapat diperbarui, membantu mengurangi limbah organik, dan memberikan alternatif yang berkelanjutan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Meskipun memiliki potensi positif, pemilihan bahan baku dan teknologi yang benar sangat penting untuk memastikan dampak lingkungan yang minimal.

Manfaat Energi Baru dan Terbarukan bagi Lingkungan

Baik energi baru maupun energi terbarukan, keduanya sama-sama memberikan manfaat bagi lingkungan. Seperti apa manfaatnya? Berikut adalah penjelasannya:

Baca Juga: 3 Fungsi Magnesium Anoda Pada Water Heater Tenaga Surya

1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Salah satu manfaat utama dari pemanfaatan energi baru dan terbarukan adalah kemampuannya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Sumber energi konvensional, seperti pembakaran bahan bakar fosil, menjadi penyumbang utama gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2). Dengan beralih ke energi terbarukan seperti surya, angin, panas bumi, dan biomassa, kita dapat mengurangi jejak karbon dan membantu mitigasi perubahan iklim. Penurunan emisi gas rumah kaca ini menjadi langkah kritis dalam menjaga keseimbangan iklim global dan melindungi lingkungan.

2. Mengurangi Ketergantungan Energi Fosil

Energi fosil, seperti minyak, gas, dan batu bara, merupakan sumber daya yang semakin terbatas dan memberikan dampak lingkungan yang serius. Ketergantungan pada energi fosil juga menciptakan ketidakstabilan ekonomi dan keamanan energi. Dengan menggunakan sumber energi terbarukan, kita dapat mengurangi ketergantungan pada sumber daya yang terbatas dan merugikan ini. Ini membuka jalan menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan, stabil, dan dapat diandalkan, sambil mengurangi risiko konflik terkait sumber daya energi.

3. Menjaga Keberlanjutan Sumber Daya Alam

Energi baru dan terbarukan bersumber dari sumber daya alam yang dapat diperbarui secara alami. Sebagai contoh, energi surya dan angin tidak akan pernah habis dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya yang dapat diperbarui ini, kita dapat menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan mencegah eksploitasi berlebihan terhadap bahan bakar fosil dan sumber daya alam lainnya. Hal ini esensial untuk melindungi keanekaragaman hayati dan menjaga ekosistem yang sehat.

Mengambil Langkah untuk Energi Ramah Lingkungan dengan Water Heater Rheem 

Sudahkah Anda memahami perbedaan energi baru dan terbarukan setelah membaca artikel ini? Tentunya Anda juga memerlukan aksi yang nyata dalam menggunakan energi baru dan terbarukan, baik di rumah maupun kantor. Apabila sering menggunakan air hangat, Anda bisa menggunakan water heater dari Rheem yang tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi terkini, tetapi juga aktif dalam mendukung keberlanjutan energi baru dan terbarukan. Hubungi kami untuk mengetahui produk water heater yang sesuai dengan kebutuhan dan penggunaan Anda!

Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pernyataan Privasi kami.

Setuju